Senin, 06 April 2015

Kenikmatan Dunia vs Akherat

Hai sobat-sobat, sobat masih di dalam alam duniakan, memperoleh kenikmatan apa sobat di dunia ini ?
mungkin yang di maksud jika kenikmatan hanya pada wanita yang kau nikmati dengan cara yang tidak halal maka kenikmatannya itu hanya sementara saja, tetapi jika kalian menikahkan wanita yang kau ambil dengan cara halal maka itu adalah hal kenikmatan yang sangat panjang. itu baru kenikmatan pada wanita saja, tetapi bagaimana dengan harta yang telah kau peroleh selama apa yang telah kau nikmati dari harta itu.kita rinci dengan 
Kenikmatan Dunia 

1. Wanita dengan kecantikannya sudah satu kodrat Allah bahwa wanita adalah perhiasan, wanita akan membawa pada keterjerumusnya dosa, Bagaimana tidak seorang lelaki melihat dengan matanya sudah termasuk dalam zina mata jika sudah dalam dalam hati dan di benarkan oleh ..... maka ia sudah termasuk dalam Dosa... Tertipunya pria dengan para wanita adalah dengan cara kecantikannya maka habislah seorang pria. maka ia akan selalu mengorbankan untuk memperoleh secara Haram yaitu menimbulkan ilmu hitam (pelet), membawanya kejlan yang sesat (tempat pelajuran) dan pemerkosaan. waspadalah wanita dapat menjerumuskan anda dalam kesesat.....

2. Harta yang kau dambakan, dengan adanya harta yang telah kau peroleh ketika saat ini tidak sebanding dengan harta yang di peroleh oleh Firaun laknatullah alaih, sebagaimana yang telah ada dalam alquran dan sejarah bahwa harta dapat menjerumuskan seseorang menjadi syirik,takabur dan sombong seperti Firaun dan qorun, dengan adanya harta maka seorang akan memacu kepada kemaksiatan dan kedzoliman sewenang-wenang, dan sifat ini hanya sementara jika seorang yang mempunyai harta dengan cara yang boros atau menghabur-haburkan uang dengan cara maksiat. harta ini akan menjadi hisab di yaumil kiamah

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). (at-takaatsur 8)

Penghuni neraka ialah orang yang buruk perilaku dan akhlaknya dan orang yang berjalan dengan sombong, sombong terhadap orang lain, menumpuk harta kekayaan dan bersifat kikir. Adapun penghuni surga ialah rakyat yang lemah, yang selalu dikalahkan. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

Orang yang paling dirundung penyesalan pada hari kiamat ialah orang yang memperoleh harta dari sumber yang tidak halal lalu menyebabkannya masuk neraka. (HR. Bukhari)

3. Kedudukan atau pangkat, pangkat adalah suatu kepimpinan yang di bawanya ketika ia di dunia, entah dalam kepimpinan dalam perusahan,wilayah atau pun suatu kampung.dengan kepimpinan seseorang yang kelak ia akan di pertanyakannya, jika kepimpinan di bawa dengan langkah sombong tidak mempedulikan orang lain (bawahannya) maka ia akan terjerums di dalamnya 

Jabatan (kedudukan) pada permulaannya penyesalan, pada pertengahannya kesengsaraan (kekesalan hati) dan pada akhirnya azab pada hari kiamat. (HR. Ath-Thabrani)

Sifat kenikmatan dunia hanya sementara saja dan yang pada akhirnya akan di tinggalkan oleh kita semua, wanita cantik yang kita idolakan, harta yang kita milki dan jabatan yang kita pimpin dan semua itu akan sirna, yang bagaikan kau tidak akan mendapatkan dan manfaat ketika di akherat 

Hadis riwayat Abdullah bin Umar, ia berkata:
Rasulullah bersabda: Allah Taala melipat langit-langit pada hari kiamat, kemudian menggenggam langit-langit itu dengan tangan kanan-Nya, lalu berfirman: Akulah Raja! Manakah orang-orang penguasa yang suka menindas? Manakah orang-orang yang sombong? Kemudian Dia melipat bumi dengan tangan kiri-Nya, lalu berfirman: Akulah Raja! Manakah orang-orang penguasa yang suka menindas? Manakah orang-orang yang sombong? (Shahih Muslim No.4995)

أَفَمَنْ وَعَدْنَاهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لاقِيهِ كَمَنْ مَتَّعْنَاهُ مَتَاعَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْمُحْضَرِينَ

Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?

kenikmatan akherat

Pada khotbah jumat masih kita sering mendengarkan Nikmat Iman dan Nikmat Islam, Jika anda seorang muslim pasti paham sekali kenikmatan yang di maksud tetapi bagi mereka yang belum pernah merasakan Kenikmatan Iman dan Islam itu hanya belaka saja, Imannya tidak turun dan tidak naik mereka hanya mengalami kestandran saja tidak ada berpacu pada kenikmatan islam (mencari hidayah), seandainya dari setiap saat ini seorang muslim mau mencarinya insyallah akan mendapatkan jika mau bersunguh-sunguh. kenikmatan akherat yang akan seorang lebih cenderung pada agama dan ia selalu berdzikir kepada allah swt. 

1. Iman yakin terhadap allah swt, iman ini yang tidak mungkin orang merasaknnya kecuali ia yang merasakan sendiri

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الأنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan (Yunus 9)


2. Nikmat islam, nikmat islam dengan mempunyai saudara yang satu ikatan dengan kalimah laaillahillah. 

3. wanita sholeh, 




يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الأرْضِ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الآخِرَةِ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلا قَلِيلٌ

Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar